Langsung ke konten utama

Malam Pertama (lagi)

   Ssssttt...jgn kemana2 dulu itu pikirannya. Dari judul sih terkesan gimanaaaa gitu yah?? Hahahaha..tenang, maksudnya Malam Pertama (lagi) adalah ini kali pertama (lagi) gw menulis cerita. Duluu banget pernah iseng buat buku fiksi karya anak SMP dengan modal pengalaman membaca novel cinta monyet dan komik serial cantik. Jadilah imajinasi - imajinasi bocah SMP yang ngebet pacaran dan punya pacar bak tokoh utama di komik serial cantik. πŸ˜‚πŸ˜‚
    Karena pada jamannya belom punya laptop atau note book atau yang sekarang heits yaitu samrtphone jadi aja semia cerita bener - bener ditulis tangan. IYA TULIS TANGAN!! Tangan udah keriting, buku ga terbit (hehehe..ini bener loh ngarep bisa nerbitin buku 😊). Jangankan smartphone, komputer aja berebutan sama 2 orang kakak. Itu juga masih make disket buat nyimpen datanya (hmm..kebayang ga itu jaman kapan?? πŸ˜’ yee, ga nyampe jaman megalitikum juga shaayyy..πŸ˜„) Punya hp nokicret 3310 aj noraknya kaya apaan tau, padahal itu juga munjem punya si papah. 
     Udah ketebak umur berapa gw?? Cluenya banyak kan?? Mulai dari belom banyaknya laptop sampe si disket. Ok baiklah jawabannya simpen dulu aja. Next kita bicara tentang umur. 
    Nah, kenapa judulnya "Malam pertama (lagi)" yaa..karena cukup banyak waktu dari awalan nulis tangan sampe sekarang bisa dikerjain langung make si smartphone dan semoga bisa konsisten nulis di blog ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

Cerita horor

Pagi tadi di grup besar lagi ngebahas tentang horor. Membahas cerita seram dengan mahluk astral. Dalam hidup saya sebenarnya paling anti untuk cerita yang kaya gitu. Karena kalau tahu atau nonton film hantu bisa kebayang-bayang terus. Mau dimanapun dan kapanpun. Itulah yang ngebuat jadi ga suka sama film horor. Belum lagi pas sebelum nikah sering banget pulang malam dan menyetir mobil sendirian ditambah suasana komplek rumah yang sepi kalau malam. Cocok banget lah untuk pelengkap ketakutan ini. Kalau film luar negri masih bisalah ya ditolerir, tapi kalau dalam negri bendera putih lah yang berkibar. Pengalaman sekali-kalinya nonton film Hantu Jeruk Purut, selesai jam sepuluh atau sebelas malam gitu dan pulangnya sengaja mampir ke TPU Jeruk Purutnya. Ga teriak-teriak ketakutan sih, cuma sepanjang itu tutup mata dan berdoa terus. Hahaha. Hasilnya bumper mobil yang lecet gara-gara masukin mobilnya buru-buru banget. Pernah juga pengalaman dari anak sendiri waktu umurnya masih satu tahunan...

Dateline!!

Hari sudah mulai gelap, waktu sudah menunjukkan pukul 20.14. Tapi tulisan untuk hari ini belum jadi juga. Sebenarnya tadi siang dipikiran ini ingin menulis sebuah puisi. Ingin mengasah seberapa bisa sih diri ini menulis puisi. Tapi belum jadi sudah diedit, di edit lagi dan terakhir dihapus. Rasanya ada yang kurang dan belum pas gitu. Oke, kita tulis cerita saja. Cerita apa yah kira-kira yang enak. Cerita yang membawa orang untuk membacanya. Kita tulis tetang percintaan saja, pikirku. Tapi sepertinya gagal, karena masih punya hutang satu cerita cinta yang belum kelar. Masih mentok dengan bagaimana baiknya nanti. Sudahlah, nanti saja. Sekarang pergi saja dulu jalan-jalan siapa tau dapat inspirasi untuk menulis nanti pas dijalan. Sekaligus menyenangkan dua princess ku.Ternyata sore itu hujan dengan lebat. Sangat deras menurutku. Suasana dijalan begitu gelap dan jarak pandang mata ke mobil depan tidak bisa jauh. Sesampainya di tempat tujuan. Lagi-lagi aku tidak bisa menulis dengan tenan...