Langsung ke konten utama

Cinta Kedua

Malam itu saat aku dengan sengaja datang ke acara musik di kampus idaman semua orang, bertemulah dengan sosok manis dengan rambut panjangnya yang terikat rapih.

"Guys, kenalin nih temen SMA gw,, gpp ya gw ajak kasian lagi galau" kata Karin teman kampus ku.
" Hai, gw Naura" sapanya ke semua teman kampusku yang memang dengan sengaja ingin liat acara musik Jazz itu.

Semua memperkenalkan diri sampai akhirnya giliranku.
" Hai, Malik" sapaku sambil menjabat tangannya. Dan dibalas senyum manis dengan lesung pipinya. Ya Allah, tidak bosan aku mencuri-curi melirik ke arahnya.

Namun semua buyar saat telpon genggamku berdering dengan tulisan "My Love" muncul di layar hp. Statusku saat ini masih kekasih orang walaupun sedang diujung tanduk karena penghianatannya. Sudahlah untuk urusan itu nanti saja. Toh, datang kesini memang untuk melupakan hal itu. Tidak usah diangkat sajalah. Lebih baik mendengarkan alunan musik Jazz.

Selang sebulan. Sosok manis itu ada di kampusku. Dia datang bersama Toni teman SMA nya yang menjadi teman kampusku lainnya. Penasaran mengahampiriku, namun tak bisa menanyakan kepadanya.

"Ra, mau makan apa? Abis makan siang dulu aja yah kita mainnya." kata Karin.
" Iya santai. Udah jadi jomblo mah bebas sekarang gw " katanya.
" Kode banget Ra? Iya, lw bebas dah mau kesini abis kelar kampus lw. Tinggal telpon Toni aja biar bareng" sambung Karin sambil tertawa.
" Hahaha,, bisa. Tapi emang ada yang bisa di kodein nih?" timpalnya sambil tertawa.

Tunggu. Tunggu. Jomblo? Apakah ini pertanda? Pas banget nih, pas aku juga sudah menjadi jomblo.
" Ada. Tuh, Malik juga udah jomblo. Noh, Ada Akbar sama Dhani. Tinggal milih aja mau yang mana" ucap Karin.

Kulihat wajahnya untuk melihat reaksi dari perkataan Karin. Dan wajah manisnya menoleh kearahku. Kitapun saling bertatapan. Senyum simpul keluar dari bibirnya. Dan rasa sesak di dadaku pun mulai terasa. Salah tingkah akibat senyumannya pun tak bisa kuhindari.

Memang sejak malam itu aku tanpa sadar suka memikirkannya. Mungkinkah aku jatuh cinta pada pandangan pertama?? Dan mungkinkah secepat ini aku bisa melupakan masa kelamku dan berganti cinta yang baru? Karena buatku jatuh cinta itu sungguh sulit, tapi mengapa tidak untuk yang sekarang??

Bersambung..

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

Cerita horor

Pagi tadi di grup besar lagi ngebahas tentang horor. Membahas cerita seram dengan mahluk astral. Dalam hidup saya sebenarnya paling anti untuk cerita yang kaya gitu. Karena kalau tahu atau nonton film hantu bisa kebayang-bayang terus. Mau dimanapun dan kapanpun. Itulah yang ngebuat jadi ga suka sama film horor. Belum lagi pas sebelum nikah sering banget pulang malam dan menyetir mobil sendirian ditambah suasana komplek rumah yang sepi kalau malam. Cocok banget lah untuk pelengkap ketakutan ini. Kalau film luar negri masih bisalah ya ditolerir, tapi kalau dalam negri bendera putih lah yang berkibar. Pengalaman sekali-kalinya nonton film Hantu Jeruk Purut, selesai jam sepuluh atau sebelas malam gitu dan pulangnya sengaja mampir ke TPU Jeruk Purutnya. Ga teriak-teriak ketakutan sih, cuma sepanjang itu tutup mata dan berdoa terus. Hahaha. Hasilnya bumper mobil yang lecet gara-gara masukin mobilnya buru-buru banget. Pernah juga pengalaman dari anak sendiri waktu umurnya masih satu tahunan...

Dateline!!

Hari sudah mulai gelap, waktu sudah menunjukkan pukul 20.14. Tapi tulisan untuk hari ini belum jadi juga. Sebenarnya tadi siang dipikiran ini ingin menulis sebuah puisi. Ingin mengasah seberapa bisa sih diri ini menulis puisi. Tapi belum jadi sudah diedit, di edit lagi dan terakhir dihapus. Rasanya ada yang kurang dan belum pas gitu. Oke, kita tulis cerita saja. Cerita apa yah kira-kira yang enak. Cerita yang membawa orang untuk membacanya. Kita tulis tetang percintaan saja, pikirku. Tapi sepertinya gagal, karena masih punya hutang satu cerita cinta yang belum kelar. Masih mentok dengan bagaimana baiknya nanti. Sudahlah, nanti saja. Sekarang pergi saja dulu jalan-jalan siapa tau dapat inspirasi untuk menulis nanti pas dijalan. Sekaligus menyenangkan dua princess ku.Ternyata sore itu hujan dengan lebat. Sangat deras menurutku. Suasana dijalan begitu gelap dan jarak pandang mata ke mobil depan tidak bisa jauh. Sesampainya di tempat tujuan. Lagi-lagi aku tidak bisa menulis dengan tenan...