Langsung ke konten utama

Mood Booster

    "Abi kenapa? Kok kayanya serba salah sih ? "
Tanya ku pada suamiku yang tampak banyak pikiran itu.

" Ngga apa-apa Umi, ini Abi lagi chat sama Boss sama temen-temen biar harganya masuk. Tapi susah bener ini. Doain aja ya Mi ini banyak mobil yang laku." jelas suamiku padaku.

"Aamiin ya Allah. Semangat ya Bi" kataku sambil menyemangatinya. Namun, nampaknya kalau hanya kata-kata saja terlalu biasa. Baiklah aku mau membuatkan sesuatu yang bisa membuatnya makin semangat mencari rejekinya.

Lalu kuambil kunci motor, serta membawa ke dua princess kecilku untuk berbelanja. Ya, selain untuk makan siang nanti juga sih 😁. Sesampainya di warung sayur, Alhamdulillah bahan pokok untuk masak makanan kesukaan Abi ternyata ada. Yeaay,, bisa masakin buat Abi.

Sesampainya dirumah, langsung eksekusi semua bahan yang tadi sudah di beli. Sayur Sop bakso jagung untuk princess dan satu masakan istimewa untuk Abi. Mau tau apa yang istimewa?? Cluenya bentuknya bulat, agak pipih dan berbau khas. Nah,  kalau sudah ada kata berbau khas pasti tahu ya jawabannya. Betul, dia adalah JENGKOL!!😍

Masakan terfavorit dan mengalahkan segalanya kalau kata suami mah. Dan cuma si jengkol aja yang bisa membuat diet ketat kacau balau. Gimana ngga, sudah susah payah Abi diet nasi, tapi pas ada acara keluarga disuguhin jengkol lupa sudah sama diet nasi. Bisa nambah 3 piring kalau tidak diingatkan. Hahaha 😂😂

Tapi sekarang untuk meningkatkan moodnya kembali mari kita gagalkan diet nasinya, hehehe, jahat yah tapi ini mood booster buat suami.

Baiklah,, kita mulai menyiapkan bumbu dan bahan-bahan nya.
Bahan-bahan
1. 1/2kg jengkol tua (dari mana tau jengkolnya tua atau ngga, coba tanya penjualnya ajah, soalnya ak juga ngga ngerti 😁)
2. 15 buah cabe merah kriting
3.  6 buah cabe rawit merah
4. 5 siung bawang merah
5. 3 siung bawang putih
6. 5 lembar daun salam
7. 2 lembar daun jeruk
8. 2 buah daun bawang
9. Lengkuas
10. Garam
11. Gula merah
12. Penyedap
13. Cinta ❤❤ (kalau ini mah lebaynya umi aja sih 😆)

Cara memasak
1. Rebus si jengkol bersama 3 lembar daun salam dan lengkuas yang sudah di potong-potong. Rebus kurang lebih 10-15menit. (ini waktu kira-kira aku yah)
    Sambil nunggu rebusan jengkol mari kita buat bumbunya.
Pertama cabe merah keriting, cabe rawit merah, bawang merah, bawang putih digiling. Mau diulek atau blender terserah saja, saya memilih diblender karena kejar target masak cepat. Takut kalau ada teriakan "Miiii,, ndong. Nyenye" si bungsu masih jadi anak koala yang sukanya nemplok emaknya 😁.

Lalu angkat jengkol yg direbus tadi, bersihkan kulitnya dan potong jadi agak kecil. Setelah selesai semua, panaskan minyak goreng dipenggorengan dan goreng si jengkol tadi sebentar. Jangan garing yah, kan bukan buat keripik 😜.

Setelah digoreng sebentar tiriskan. Kurangi minyak dalam penggorengan tadi dan tumis bumbu halus tadi bersama daun salam dan daun jeruk. Sampai harum mewangi yah. Setelah harum masukan gula merah sesuai selera. Lalu masukkan jengkolnya aduk-aduk, lalu masukkan garam dan penyedap jika suka. Untuk gula merah, garam dan penyedap itu make rumus kira-kira aja. Sesuai selera yah. Tambahkan sedikit kecap manis, biar warnanya tidak terlalu merah. Ini juga optional yah. Terakhir masukin potongan daun bawangnya. Dan jadi deh. Jengkol balado siap jadi mood booster. 😎

Jam makan siangpun sudah tiba, saatnya menyuguhkan si mood booster buat Abi. Dan benar saja. Senyum sumringah dan nambahnya nasi jadi dua piring bisa membalikkan mood jelek jadi oke kembali.

"Terima kasih umi, jengkolnya the best banget dari pada restoran khusus jengkol itu tuh. Abi jadi full energi lagi nih. Semangat 💪"

Hoorraayyy,, Alhamdulillah Abi senang Umi pun ikut senang. Terimakasih jengkol. Semangat 💪.

Jadi, coba deh kalau orang yang kita kasihi lagi ngga mood, kita semangati dengan makanan yang disukainya yang kita masak dengan penuh cinta. Hehehe,,

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

September 2011

Waktu menunjukkan pukul 11 malam pada kala itu di tahun 2011. Saat itu aku sedang dikamar hendak tidur. Tiba-tiba hpku bunyi. Telpon dari papah. Lho, kan papah di kamarnya, ada apa ya? Tanyaku dalam hati. " Iya, kenapa pah? " tanyaku " Anter papah ke rumah sakit wa,, dada papah ngga enak" pintanya padaku. " Iya sudah pah. Tunggu aku kebawah dulu" kata ku sambil beranjak dari tempat tidur. Sesampainya di rumah sakit daerah Depok papahku langsung masuk IGD mengingat dia punya sakit jantung. Mama mengantarnya masuk ke dalam. Setelah dapat parkiran aku langsung masuk ke dalam, namun mamah ada di luar. " Papah kenapa mah? " tanyaku. " Ga apa-apa. Cuma kangen sama suster di rumah sakit paling. Itu udah mau selesai. " kata mamaku sambil bercanda. Malam itu pun kami pulang tanpa rasa was was. Namun tidak untuk empat hari kemudian. Papa masuk rumah sakit lagi. Harus ada tindakan untuk pemasangan ring kembali dijantungnya. Selama observasi...

Cinta kedua (part 3)

Dari obrolan malam itu, akhirnya kami semakin dekat, namun belum sampai tahap yang dinamakan pacaran. Ya, hanya berteman dekat. Dimana saat senggang kita menghabiskan waktu dengan menonton bioskop, makan atau sekedar jalan-jalan. Tapi tetap bersama pasukan yang lain. Karena aku belum siap. Belum siap untuk memulai dari awal lagi dengan orang baru. Belum siap was was karena beda kampus. Dan belum siap untuk nantinya kehilangan lagi. Ya, aku belum siap untuk sakit hati,  karena rasa sakit yang kemarin masih berbekas. Walaupun dia telah memberikan lampu hijau kepadaku tanda bahwa dia juga menyukaiku. Sampai suatu hari, saat sedang berkumpul Naura menerima telpon dari seseorang. Aku penasaran karena dia menjauh saat mengangkat telpon itu. Dan saat kembali wajahnya seperti orang bingung. Dengan berani kutanyakan ada apa dan dia menjawab " Tadi itu ada cewek telpon, terus dia nanya, boleh ga kalau Andra buat dia? Aneh banget ga tuh" jawabnya sambil menyebutkan nama mantannya itu....