Sudah pukul 16.30. Tersadar aku bahwa ada kisah dijam itu namun ditahun yang berbeda. 7 Oktober 2013, dimana aku telah melewati masa kontraksi sudah rutin 5menit sekali namun masih pembukaan lima saja. Sudah melewati banyak jalan di sepanjang koridor klinik bidan dipegang erat suami tercinta pembukaan belum nambah. Sudah tiduran miring sambil dielus suami namun hanya naik satu pembukaan.
Sampai aku bicara padamu yang masih didalam perut, ayo dek cari jalan lahirnya yang semangat. Jangan sedikit-sedikit, disini mama sama papa sudah nungguin ga sabar ketemu dede. Sampai akhirnya pembukaan sempurna, dan mulai mengejan untuk berusaha mengeluarkanmu dari rahimku. Sekuat tenagaku. Pengalaman pertamaku mengejan yang sangat kuat. Tidak boleh teriak tapi mengejan. Aku merasakan kepalamu sudah mau keluar. Dan Alhamdulillah pukul 18.30 kau terlahir kedunia ini dengan sehat, selamat dan tidak kekurangan satu apapun. Diletakkannya kamu didadaku untuk menyusui pertamamu. Subhanallah, segala rasa puji dan syukurku, kupanjatkan kepada Allah SWT yang telah memberiku putri kecil yang sangat cantik. Kupandangi wajah kecilnya yang masih berlumuran darahku. Tak terasa aku menitikkan air mata tanda bahagiaku. Dibarengi kecupan dari suamiku. Adzan pun dikumandangkan papa ditelingamu.
Putri kecil yang memang sudah ditunggu kehadirannya. Yang kami beri nama Hyorine Fayzahra Nugraha, Barrakallah sayang, semoga diumur teteh yang ke empat ini bisa menjadi sosok anak yang sholehah, anak yang dirahmati, diberkahi dan dilindungi Allah SWT. Menjadi teman, sahabat dan pelindung untuk dede Nara. Sekali lagi Barrakallah teteh sayang. Mama, papa dan dede sayang teteh.
Komentar
Posting Komentar