Langsung ke konten utama

Kenapa Harus ODOP??

Bismillahirrohmannirrohim,,
Assalamulaikum,,

Kenapa harus ODOP?? Hmm,, kenapa yah?? Berawal dari nyuri-nyuri waktu buat liat update-an di medsos, si Facebook lalu munculah update-an dari kakak sendiri, iseng aja sih bacanya. Dan terakhir dia nulis dengan hastag #ODOP. Penasaran apaan sih ODOP yang dimaksud, liat hastag dibawahnya #OneDayOnePost. Nanya lagi dalam hati, itu apaan sih? Kok udah kaya orang yang jualan gitu, target tiap hari harus ada yang diposting biar banyak yang liat. Dan sangking keponya langsung ngehubungin kakak, dan ternyata secara garis besarnya adalah "menulis". Iya ini kesimpulan yang saya ambil dari sekian penjelasannya. Dan spontan bilang " Wah, seru mba. Aku ikutan dong. Gimana caranya?" Dan dijawab sudah full alias tidak nerima anggota lagi. Huuu, syeediihh 😢. Tapi langsung dihibur dengan kata-kata "Nanti kalau buka lagi, aku kasih tau". Dan ternyata jeda ngasih taunya luuaaammmaaaa. Sepertinya dese anggota batch 1 dan gw ikut di batch 4. Mungkin dia ga liat kesungguhan hati ini buat bisa ngikutin ODOP, hahaha. Tapi iya juga sih, hahaha 😂😂.

Baiklah singkat cerita dan dengan ucap Bismillah ngikut isi formulir untuk anggota ODOP batch 4. Dan deg deg ser pas nerima pesan disuruh nulis di blog sendiri. Yang ada dalam kepala adalah "Aku kudu piye??" hihihi,, maklum udah lama banget ngga bersentuhan sama berbahasa, bercerita ataupun yang kaya gini deh. Terlihat dari ikut blog 2014 dan KOSONG!! Hahaha,, artinya saya punya niat nulis tapi tidak bertaget, tidak punya dateline jadi ga punya tanggung jawab dan ya sudah terserah saya kapan mau nulis lagi. Betul, dengan singkat MALAS 😌.

Dan sekarang, bisa nulis lagi di tengah lelapnya dua princess dan gunungan setrikaan bagaikan emak punya mainan baru yang lebih seru daripada liatin akun hossyiipp ataupun target nyelesain drama korea yg judulnya banyak dan masih jadi PR 😜. Bisa nulis dengan dateline dan tanggung jawab pribadi atas keinginan sendiri udah kaya pengalaman kerja yang dikejar dateline buat bossnya dan saya ngerasa seru aja (maklum dari lulus kuliah profesinya langsung boss dirumah sendiri a.k.a ibu rt 😁✌). Mungkin dengan adanya dan ikutnya saya di ODOP ini bisa membuat yang useless karena merasa belum pernah melakukan karya yang waw seperti orang-orang diluar sana jadi merasa ada titik terang yang bisa membuat senyum-senyum sendiri pas nulis. Membuat rasa percaya diri naik beberapa persenlah karena merasa ada sesuatu yang lain dari biasanya yang dilakukan. Bukannya tidak bersyukur atas apa yang ada, tapi mau juga membuat cerita yang bisa dibanggakan kelak sama 2 princess kalau emaknya punya sesuatu yang beda dari biasanya. Bisa dibaca bukan hanya seorang diri tapi bisa dibaca banyak orang 😆. Dan Insha Allah dengan ikut ODOP ini bisa jadi awal rajinnya bercerita, menulis apapun yang dirasa biar ngga jadi suatu beban dihati (cieelahh..) Odop bisa jadi hal positif yang membangun orang biasa menjadi luar biasa karena tulisannya. Karena semakin diasah pisau bisa menjadi tajam, sama seperti odop bagi saya kelak, semakin punya target bisa menjadi lebih bertanggung jawab atas pilihan saya ikut odop ini. Kalau kata kakak saya mah, anggota odop nantinya kaya seleksi alam, yang kuat yang masih bertahan. Siapapun yang masih dan ingin berkarya menulis bisa tetap terus jadi anggota odopnya. Dan ini jadi tantangan tersendiri, seberapa kuat saya untuk melawan si malas dan si target itu sendiri. Semoga kuat dan semoga sampai bisa terbit buku sendiri gitu. Aamiin ya Allah 😁

Dan kenapa harus Odop?? Ya karena dengan odop saya merasa tertantang dengan melawan diri sendiri untuk mewujudkan impian yang tertunda. Odop itu simple tapi punya tantangan sendiri yang menurut saya mah cukup worth it lah (haiyaahh.. Apa deh ini😂😅) Dan ODOP bisa jadi wadah bagi para teman-teman, ibu-ibu, bapak-bapak semua yang ada disanaaa (plis bacanya jangan make nada dangdut lagunya mba Inul karena saya pun nulisnya juga sambil nyayi sih 😆😅) Jadi komunitas yang bisa solid, saling mendukung penulis-penulis baru yang masih minim ilmu tapi segudang cita dan harapan. Dan terus menjadi komunitas yang bisa merubah membaca dan menulis itu kegiatan yang menyenangkan karena ga melulu menjadi hal yang monoton atau terkesan membosankan. Realy, its fun! Baru mulai nulis kaya gini aja bisa buat saya senyum-senyum sendiri karena udah ngebayangin kira-kira besok nulis apa ya? Hehehe 😅

Sekian dulu deh awalan nulisnya, udah didadah-dadahin sama gunungan strikaan yang udah ngga tahan mau ketemu sama si hot strikaan.
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh 😊☺

Komentar

  1. aduhh aku bacanya sambil nyanyi lagi hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha,, tambah jogetnya lah,, (br bs bls krn baru ngerti 😂)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

Cerita horor

Pagi tadi di grup besar lagi ngebahas tentang horor. Membahas cerita seram dengan mahluk astral. Dalam hidup saya sebenarnya paling anti untuk cerita yang kaya gitu. Karena kalau tahu atau nonton film hantu bisa kebayang-bayang terus. Mau dimanapun dan kapanpun. Itulah yang ngebuat jadi ga suka sama film horor. Belum lagi pas sebelum nikah sering banget pulang malam dan menyetir mobil sendirian ditambah suasana komplek rumah yang sepi kalau malam. Cocok banget lah untuk pelengkap ketakutan ini. Kalau film luar negri masih bisalah ya ditolerir, tapi kalau dalam negri bendera putih lah yang berkibar. Pengalaman sekali-kalinya nonton film Hantu Jeruk Purut, selesai jam sepuluh atau sebelas malam gitu dan pulangnya sengaja mampir ke TPU Jeruk Purutnya. Ga teriak-teriak ketakutan sih, cuma sepanjang itu tutup mata dan berdoa terus. Hahaha. Hasilnya bumper mobil yang lecet gara-gara masukin mobilnya buru-buru banget. Pernah juga pengalaman dari anak sendiri waktu umurnya masih satu tahunan...

Dateline!!

Hari sudah mulai gelap, waktu sudah menunjukkan pukul 20.14. Tapi tulisan untuk hari ini belum jadi juga. Sebenarnya tadi siang dipikiran ini ingin menulis sebuah puisi. Ingin mengasah seberapa bisa sih diri ini menulis puisi. Tapi belum jadi sudah diedit, di edit lagi dan terakhir dihapus. Rasanya ada yang kurang dan belum pas gitu. Oke, kita tulis cerita saja. Cerita apa yah kira-kira yang enak. Cerita yang membawa orang untuk membacanya. Kita tulis tetang percintaan saja, pikirku. Tapi sepertinya gagal, karena masih punya hutang satu cerita cinta yang belum kelar. Masih mentok dengan bagaimana baiknya nanti. Sudahlah, nanti saja. Sekarang pergi saja dulu jalan-jalan siapa tau dapat inspirasi untuk menulis nanti pas dijalan. Sekaligus menyenangkan dua princess ku.Ternyata sore itu hujan dengan lebat. Sangat deras menurutku. Suasana dijalan begitu gelap dan jarak pandang mata ke mobil depan tidak bisa jauh. Sesampainya di tempat tujuan. Lagi-lagi aku tidak bisa menulis dengan tenan...