Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Sesaat Menyerah Dengan ODOP

Hari ini tepat tujuh hari berhutang laporan tulisan untuk ODOP. Ya, sudah tujuh sampai hari ini. Sebenarnya pada haru senin lalu ada rasa menyepelekan untuk menyerahkan link tulisan. Mungkin sedang masuk pada tahap malas dan mulai bosan. Besok saja menyerahkan tulisannya. Tapi setelah hari nya akan ada kata besok lagi sajalah masih ada waktu sampai hari Minggu. Sampai pada akhirnya hari ini mengejar ketinggalan. Yang tadinya malas karena belum bisa memenuhi tantangan. Maka hari ini mengejar lagi apa yang telah tertinggal. Mengingat kembali apa tujuan awalnya mengikuti kegiatan di ODOP ini. Memang tidak ada paksaan dari pihak manapun. Tapi ada paksaan dari diri sendiri untuk terus bertahan dan tidak menyerah. Dan sudah pasti bisa jadi pembelajaran yang sangat berarti nantinya. Memang dalam ODOP tidak menjamin bahwa cita-cita membuat karya novel atau cetak buku bisa langsung terwujud. Namun, tidak ada salahnya kita berusaha melatih diri dan memberantas si malas dalam diri. Dari 24 jam ...

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

Menyapih Anak, susah-susah gampang

Pernah dengar kata menyapih?? Mungkin untuk sebagian besar wanita apalagi sudah menjadi ibu dan menyusui istilah menyapih sudah biasa di telinga. Namun, bagi sebagian orang belum. Entah dari mana istilah menyapih. Tapi aku berpendapat mungkin yang biasanya menyusui dengan ASI lalu berganti dengan susu sapi pada usia dua tahun anak, jadi menyapih. Entahlah, itu hanya pendapatku saja kok. Hihihihihi. Bulan Agustus kemarin seharusnya Nara sudah disapih. Tapi hati kecil ini merasa belum siap. Namun, satu sisi sudah risih dengan my baby princess yang selalu menempel ga kenal waktu. Jadi saat sudah lebih dua bulan aku memantapkan hati dengan menyapih Nara. Melihat grafik berat badannya pun makin memantapkan hati. Tapi menyapih itu butuh perjuangan ternyata. Bukan semudah melepas nenen dan berganti susu. Karena sebenarnya menyusui atau mengASI itu berjuta manfaatnya. Contohnya saja kedekatan batin ibu dengan si baby karena tiap menyusu sudah dipastikan ia akan mendengar detak jantung sama s...

Pengalaman hampir merenggut nyawa

Pernah ga sih kita mikir kalau ternyata Allah masih suka ngasih kesempatan kepada hambanya namun yang dikasih kesempatan itu ga sadar. Malahan dia berfikir kalau dia hanya "beruntung" karena telah selamat. Pernah mengalami hal-hal yang bisa saja merenggut nyawa kita? Namun, tak disangka-sangka ternyata kita masih diselamatkan oleh Allah SWT. Saya pernah dan yang paling diingat banget itu dua kejadian yang benar-benar membuat saya jadi sangat bersyukur. Kejadian pertama itu sewaktu saya SMP, sekitar tahun awal 2000an. Saya mengambil les bahasa Inggris di kawasan Pangadegan - Kalibata. Daerah itu memang terkenal dengan kawasan lintasan kereta apinya. Dan sudah pasti akan lalu lalang kereta yang sangat sibuk itu. Suatu sore saat pulang dari tempat les, aku dan ke tiga teman-temanku memutuskan untuk tidak menaiki ojek seperti biasanya untuk ke Kalibata. Dari Pangadegan biasanya memang kami selalu naik ojek untuk ke Kalibata dan naik angkot untuk pulang ke rumah. Tapi kali ini k...

Geos Helena - gendongan kaos premium

Pernah dengar geos? Atau gendongan kaos yang saat ini merupakan gendongan instan yang lagi hits dikalangan para mommy atau daddy sekalipun karena sekarang sudah jamannya para ayah ikut menggunakan gendongan hits yang bisa fashionable. Kali ini saya mau membahas geos premium dari merk Geos Helena. Kenapa harus Geos Helena? Karena untuk pertama kali pegang saja bisa merasakan bagaimana kualitas geos ini. Kenapa saya bisa bilang begitu? Karena saya sudah membandingkan dengan beberapa merk geos yang sudah saya beli. Dan Geos Helena lah pemenangnya. Untuk dua merk geos yang sudah saya coba, keduanya tidak terlalu rekomended karena bahan yang tipis, berserabut dan agak sakit dipundaknya. Mungki. Karena bahannya yang tipis itu tadi. Hanya menang di motif yang banyak variasinya. Untuk Geos Helena sendiri untuk pertama kali saya pegang cukup tebal namun tidak memakan tempat. Sudah dapat di pastikan kokoh dan melarnya pas saat menggendong. Dengan bahan yang halus juga sudah pasti tidak panas da...

Cukin, Sling Ring, Baby Wrap dan Geos

Kali ini mau mencoba mereview suatu produk untuk bayi dan anak. Untuk para ibu pasti taulah gendongan cukin atau mungkin yang belum tau itu adalah gendongan kain yg biasanya bergambar batik. Tapi sekarang cukin sudah banyak motifnya tidak hanya batik. Ada yang princess, cars, doraemon ataupun yang lainnya. Akupun mengalamin membeli gendongan cukin dulu dengan tujuan bisa dipakai untuk menggendong bayiku. Tapi ternyata tidak semudah yang aku bayangkan. Setiap aku menggendong dengan cukin entah kenapa pasti melorot dan membuatku ga nyaman. Berbeda kalau ibu mertuaku yang memakainya, sepertinya beliau sudah expert. Hahaha. Dan akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan gendongan instan, sling ring. Cukup mudah, enak dipakai. Kita bisa menyesuaikan posisi gendongan hanya dengan menarik atau mengendurkan kain di ringnya. Motif yang lucu-lucu pun banyak ditawarkan di pasaran. Namun, menurutku kekurangan gendongan ini adalah jika tidak pas memposisikan si ringnya kita akan merasakan sakit kar...

Cerita horor

Pagi tadi di grup besar lagi ngebahas tentang horor. Membahas cerita seram dengan mahluk astral. Dalam hidup saya sebenarnya paling anti untuk cerita yang kaya gitu. Karena kalau tahu atau nonton film hantu bisa kebayang-bayang terus. Mau dimanapun dan kapanpun. Itulah yang ngebuat jadi ga suka sama film horor. Belum lagi pas sebelum nikah sering banget pulang malam dan menyetir mobil sendirian ditambah suasana komplek rumah yang sepi kalau malam. Cocok banget lah untuk pelengkap ketakutan ini. Kalau film luar negri masih bisalah ya ditolerir, tapi kalau dalam negri bendera putih lah yang berkibar. Pengalaman sekali-kalinya nonton film Hantu Jeruk Purut, selesai jam sepuluh atau sebelas malam gitu dan pulangnya sengaja mampir ke TPU Jeruk Purutnya. Ga teriak-teriak ketakutan sih, cuma sepanjang itu tutup mata dan berdoa terus. Hahaha. Hasilnya bumper mobil yang lecet gara-gara masukin mobilnya buru-buru banget. Pernah juga pengalaman dari anak sendiri waktu umurnya masih satu tahunan...

Rumah masa kecilku

Pernah ga sih kebayang dibenak kita bakal berpisah dengan rumah masa kecil. Rumah yang dari kecil sudah menyimpan berjuta kenangan manis ataupun sedih. Ini yang bakal terjadi sama saya dalam waktu dekat ini. Karena satu dan lain hal saya akan berpisah dengan rumah masa kecil. Walaupun sekarang bersama suami, tapi rumah masa kecil itu punya banyak cerita tentang saya. Dia yang lebih dulu tau bagaimana keseharian. Kejadain menyenangkan sampai tidak. Dia yang melihat pertumbuhan kita dari belum sekolah, masuk TK, SD, SMP, SMA, kuliah dan menikah. Rumah yang melindungi dari hujan dan panas. Rumah yang sempat memberikan kejadian tak terlupakan dimana seorang maling masuk ke dalam kamar tapi keburu ketahuan. Kemarin saya sengaja datamg ke rumah orang tua,  selain emang karena ada ketemu dengan kakak dan adik, tapi oembahasan pertamanya tetap tentang rumah itu. Memang rumah itu jauh dari kata layak di tinggali. Mungkin karena kakak perempuanku tinggal di rumah yang satunya. Rumah yang s...

Ji Cang Wook versi ku

"Nanti pulang dari kampus mama titip beliin duren ya, Dek?! " kata mamaku yang memang doyan sekali sama duren. " Hah, duren? Emang udah musim mah?" tanyaku. " Udah kali. Makanya nanti kamu mampir dulu di supermarket. Uangnya nanti mama transfer. Eh, bukan mama deng yang transfer. Papa kamu aja. " katanya sambil ketawa mengisyaratkan kalau mama ga mau rugi. " Hahaha. Ya sudah nanti aku telpon papa aja kalau sudah di supermarket. " kataku sambil bersiap mau berangkat ke kampus. " Ya udah ma. Aku jalan dulu ya ma." kataku sambil berpamitan pada mama dan mencium tangannya. Namaku Nada Fayza Putri, anak ke tiga dari empat bersaudara. Anak perempuan ke dua. Kuliah di universitas swasta di Jakarta. Kesehariannya masih normal-normal aja. Kalau kuliah selesai ya pulang. Bukannya ga mau bareng teman yang lain untuk sekedar berkumpul atau jalan bareng. Tapi entahlah, aku seperti punya duniaku sendiri. Lebih nyaman nonton drama dimana daya khaya...

Menyiasati Kartu ATM

Saat ini banyak sekali penipuan yang terjadi di sekitar kita. Seperti pengalaman saudara sendiri. Dia kehilangan mobilnya akibat ditipu sama orang. Pelakunya kejahatan tidak mengenal wanita atau lelaki. Kebetulan saat itu penipunya seorang ibu-ibu. Niat over kredit mobilnya, ternyata dibawa kabur. Walaupun sudah megang KTP pelaku, ternyata KTP aspal, asli tapi palsu. Karena alamatnya memang ada tapi bukan miliknya. Maka dari itu, kita wajib waspada selalu. Saya pernah juga ketika sedang berada di sebuah minimarket dengan dominan warna merahnya, yang kebetulan ada mesin ATMnya. Saat itu tiba-tiba seorang ibu masuk dengan paniknya. Ia berkata bahwa telah ditipu, kartu ATMnya lenyap. Diambil orang saat mau transaksi di ATM yang ada di minimarket itu. Bukan berniat untuk menguping, tapi kejadian itu menjadi pusat perhatian karena saat itu modus seperti itu sedang marak. Jadi ceritanya sebelum kita transaksi, ada seseorang yang sedang transaksi. Dan orang itulah si penjahatnya yang membua...

Diet dengan Minum Air

Hmm.. Dengar kata-kata lose weight itu tuh sesuatu banget ga sih. Apalagi buat para wanita. Karena maklumin aja selain bertubuh ideal demi kesehatan sebagian besar langsing itu identik dengan kecantikan. Well , itu sih yang ada di benakku untuk sekarang ini. Langsing sama dengan cantik. Kalau sekarang pasti cantik untuk suami. Tapi kedepannya buat kesehatan. Mulai-mulai banyak berseliweran mulai dari hanya gambar-gambar olah raga simple sampai videonya di facebook . Tangan ini langsung cepet klik kanan pencet " save video ". Yup,  dengan tujuan akan dipraktekan nanti. Maunya sih cuma nge save aja bisa kurus. Hehehe,, iya nanti. Karena sekarang masih niat. Karena dalam sebuah keberhasilan itu niat adalah poin utama. Tapi poin utama ga akan berjalan kalau tida didukung poin-poin selanjutnya. Nah, inilah yang jadi masalahnya. Karena poin selanjutnya biasanya cuma wacana aja sih. Dengan kata lain olah raga simple ala facebook gagal total. Tapi jangan sedih, masih banyak vide...

Cinta Kedua (part 4/ end)

" Lagi apa, Lik? " ada pesan singkat masuk. Dari Naura. " Ga lagi ngapa-ngapain kok, Ra" jawabku. "Kenapa gitu? " tanyaku penasaran " Ga apa-apa sih, cuma lagi bingung aja mau ngapain. Berarti ga ganggu yah kalau gw telpon? " tulisnya di pesan singkat itu. " Ga kok. Biar gw aja yang telpon. " kataku membalas pesannya. Dan aku pun segera menelponnya. Percakapan dimulai dari hanya basa basi sampai menyinggung masalah pribadi. Sampai pada akhirnya dia menceritakan bagaimana keadaannya dia sekarang. Beberapa lama ini memang kita seperti menjauh, dia yang tiba-tiba mundur perlahan dari yang tadinya rutin main bersama atau sekedar telponan. Kaget memang saat tahu bahwa ternyata masa lalunya itu datang kembali dan memintanya bersama lagi. Karena selama ini kita memang dekat tapi tidak punya status hubungan. Seperti yang sudah aku katakan dahulu bahwa memang, kita masing-masing sedang menata diri kembali. Mencari apa yang memang dirasa. Ad...

Dateline!!

Hari sudah mulai gelap, waktu sudah menunjukkan pukul 20.14. Tapi tulisan untuk hari ini belum jadi juga. Sebenarnya tadi siang dipikiran ini ingin menulis sebuah puisi. Ingin mengasah seberapa bisa sih diri ini menulis puisi. Tapi belum jadi sudah diedit, di edit lagi dan terakhir dihapus. Rasanya ada yang kurang dan belum pas gitu. Oke, kita tulis cerita saja. Cerita apa yah kira-kira yang enak. Cerita yang membawa orang untuk membacanya. Kita tulis tetang percintaan saja, pikirku. Tapi sepertinya gagal, karena masih punya hutang satu cerita cinta yang belum kelar. Masih mentok dengan bagaimana baiknya nanti. Sudahlah, nanti saja. Sekarang pergi saja dulu jalan-jalan siapa tau dapat inspirasi untuk menulis nanti pas dijalan. Sekaligus menyenangkan dua princess ku.Ternyata sore itu hujan dengan lebat. Sangat deras menurutku. Suasana dijalan begitu gelap dan jarak pandang mata ke mobil depan tidak bisa jauh. Sesampainya di tempat tujuan. Lagi-lagi aku tidak bisa menulis dengan tenan...

Panas Berganti Hujan

Siang itu begitu terik Matahari sedang menunjukkan dirinya Panas pun tak terelakkan lagi Terasa panas dikulit kala ku sedang diluar. Tak kuat dengan panasnya Aku pun masuk ke dalam rumah Berlari mencari perlindungan Dan keteduhan. Kalau panas begini, jemuran pasti cepat kering Namun, keadaan berbalik Mendung tiba-tiba datang Awan hitam menyelimuti. Angin kencang berhembus Tanaman yang tenangpun menjadi liar Bergerak mengikuti hembusan angin Dan tetesan air pun jatuh dari langit. Yang dengan cepat berubah menjadi guyuran air yang lebat Dengan cepat kaki ini melangkah keluar Tak terasa tubuh ini basah terkena air hujan Sejuk rasanya, hembusan angin membuat tubuh ini terasa dingin. Namun, tersadar akan suatu hal yang lebih penting Bukan saatnya untuk bermain dengan hujan Karena jemuran yang sudah kebasahan.

Nasehat Untuk Sahabat dan Diriku juga

Siang ini mataku beraaat sekali. Rasanya suhu kamar yang dingin, perut yang sudah kenyang cocok untuk tidur siang nih, pikirku. Tetapi tiba-tiba ada pesan singkat di aplikasi whatsappku. Dari Rani, sahabatku dari SMP. " Gw lagi kesel banget nih, bete tingkat kecamatan!! Keseeellll... " tulisnya. Dan mata ini seketika langsung segar. " Kesel kenapa? Si bete udah nyampe kecamatan aja itu? " balasku sambil bercanda. Ga nunggu lama pesanku langsung dibalas. " Gimana ga kesel, Mil. Gw ngerasa di anak tirikan banget dirumah. Iya, gw masih tinggal sama mertua, tapikan ysng ga ngebolehin kita keluar ya ibu mertua gw juga. Trus sekarang gw ngerasa kaya pilih kasih gitu, Mil. Gw sebeel. " tulisnya. Oh, iya Rina memang masih tinggal bersama mertuanya. " Sabar, Rin. Pasti nanti ada saatnya lw bisa menata kehidupan rumah tangga lw sendiri tanpa campur tangan orang lain. Lw udah omongin sama laki lw?? " balasku untuk menenangkan sahabatku itu. " Uda...