Langsung ke konten utama

Cukin, Sling Ring, Baby Wrap dan Geos

Kali ini mau mencoba mereview suatu produk untuk bayi dan anak. Untuk para ibu pasti taulah gendongan cukin atau mungkin yang belum tau itu adalah gendongan kain yg biasanya bergambar batik. Tapi sekarang cukin sudah banyak motifnya tidak hanya batik. Ada yang princess, cars, doraemon ataupun yang lainnya. Akupun mengalamin membeli gendongan cukin dulu dengan tujuan bisa dipakai untuk menggendong bayiku. Tapi ternyata tidak semudah yang aku bayangkan. Setiap aku menggendong dengan cukin entah kenapa pasti melorot dan membuatku ga nyaman. Berbeda kalau ibu mertuaku yang memakainya, sepertinya beliau sudah expert. Hahaha.

Dan akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan gendongan instan, sling ring. Cukup mudah, enak dipakai. Kita bisa menyesuaikan posisi gendongan hanya dengan menarik atau mengendurkan kain di ringnya. Motif yang lucu-lucu pun banyak ditawarkan di pasaran. Namun, menurutku kekurangan gendongan ini adalah jika tidak pas memposisikan si ringnya kita akan merasakan sakit karena tekanannya.

Setelah sling ring, baby wrap pun dicoba juga. Gendongan baby wrap adalah gendongan bayi dengan cara seperti membungkus bayi dengan didekapkan pada dada ibu. Baby wrap lebih enak dan nyaman dibandingkan dengan cukin atau sling ring. Karena kita bisa melakukan kegiatan dengan kedua tangan tanpa takut si anak kenapa-kenapa. Kita tidak perlu menahan kepala anak dengan tangan karena baby wrap sangat mendekap. Namun, sayangnya baby wrap ini terlalu rumit. Ia harus dililit dengan kain khusus baby wrap yang panjang. Kalau sedang pergi lalu belum dipakai baby wrap ini memakan banyak tempat karena panjangnya yang bisa lebih dari dua meter. Dan ini tidak ringkes saja untukku.

Mencari-cari gendongan itu perlu bersabar. Dan akhirnya aku menemukan geos, singkatan dari gendongan kaos. Terlihat simple dan tidak ribet dari gendongan sebelumnya. Gendongan instan. Tidak memakai ring ataupun tidak perlu diikat atau dililit. Hanya tinggal diselempangkan dibahu lalu masukkin anaknya. Sangat-sangat mudah. Sekarang inipun sedang ramai-ramainya produk geos ini. Dari yang murah sampai yang termahal. Namun, semua balik ke si pemakai. Kalau aku sih memilih yang murah tapi ga murahan. Hihihihi. Oh, iya karena ini tidak memakai sling ataupun tidak diikat maka cara pengukuran untuk menentukan sizenya adalah dengan menggunakan berat badan penggendongnya. Nah, sebenarnya disini kekurangannya. Tidak semua bisa memakai geos. Maksudnya misalkan si ibu beli geos dengan ukuran M karena berat badannya yang 55kg. Berarti geos ini tidak bisa digunakan si bapak yang berat badannya 70kg karena berat badan 70kg itu harusnya memakain size L. Tapi dibalik itu semua geos itu memang gendongan yang tersimpel menurutku. Karena akupun jika pergi dan biar tidak ketinggalan dimana aja, geos itu selalu aku selempangkan. Tidak terasa berat, bahkan terkadang aku mencari-cari kemana aku menaruh geos itu dan ternyata masih ak pakai di bahu. Jadi benar-benar ringan dan simple. Apalagi kalau geosnya bergambar lucu. Bisa jadi fashion seperti scraft.

Tapi memang, semua kembali keselera masing-masing. Cara memakai cukin pun sekarang sudah banyak yang mudah dan kuat. Tidak hanya dikesampingkan namun banyak cara baru dan inovasi baru menggendong dengan cukin. Bagitu jg dengan sling ring, masih banyak yang lebih nyaman dengan sling ring karena bisa di sesuaikan kebutuhan. Untuk baby wrap sendiri pun sekarang sudah ada baby wrap instan. Namun, sudah dua tahun ini saya lebih memilih dengan geos karena sangat simple dan warna yang polos membuatnya bisa dipakai untuk acara resmi namun tetap fashion dan elegan. Jadi, bagaimana untuk para ibu sudah ada gambaran kan untuk memilih gendongan mana yang pas untuk seleranya??

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

Cerita horor

Pagi tadi di grup besar lagi ngebahas tentang horor. Membahas cerita seram dengan mahluk astral. Dalam hidup saya sebenarnya paling anti untuk cerita yang kaya gitu. Karena kalau tahu atau nonton film hantu bisa kebayang-bayang terus. Mau dimanapun dan kapanpun. Itulah yang ngebuat jadi ga suka sama film horor. Belum lagi pas sebelum nikah sering banget pulang malam dan menyetir mobil sendirian ditambah suasana komplek rumah yang sepi kalau malam. Cocok banget lah untuk pelengkap ketakutan ini. Kalau film luar negri masih bisalah ya ditolerir, tapi kalau dalam negri bendera putih lah yang berkibar. Pengalaman sekali-kalinya nonton film Hantu Jeruk Purut, selesai jam sepuluh atau sebelas malam gitu dan pulangnya sengaja mampir ke TPU Jeruk Purutnya. Ga teriak-teriak ketakutan sih, cuma sepanjang itu tutup mata dan berdoa terus. Hahaha. Hasilnya bumper mobil yang lecet gara-gara masukin mobilnya buru-buru banget. Pernah juga pengalaman dari anak sendiri waktu umurnya masih satu tahunan...

Dateline!!

Hari sudah mulai gelap, waktu sudah menunjukkan pukul 20.14. Tapi tulisan untuk hari ini belum jadi juga. Sebenarnya tadi siang dipikiran ini ingin menulis sebuah puisi. Ingin mengasah seberapa bisa sih diri ini menulis puisi. Tapi belum jadi sudah diedit, di edit lagi dan terakhir dihapus. Rasanya ada yang kurang dan belum pas gitu. Oke, kita tulis cerita saja. Cerita apa yah kira-kira yang enak. Cerita yang membawa orang untuk membacanya. Kita tulis tetang percintaan saja, pikirku. Tapi sepertinya gagal, karena masih punya hutang satu cerita cinta yang belum kelar. Masih mentok dengan bagaimana baiknya nanti. Sudahlah, nanti saja. Sekarang pergi saja dulu jalan-jalan siapa tau dapat inspirasi untuk menulis nanti pas dijalan. Sekaligus menyenangkan dua princess ku.Ternyata sore itu hujan dengan lebat. Sangat deras menurutku. Suasana dijalan begitu gelap dan jarak pandang mata ke mobil depan tidak bisa jauh. Sesampainya di tempat tujuan. Lagi-lagi aku tidak bisa menulis dengan tenan...