Pernah ga sih kebayang dibenak kita bakal berpisah dengan rumah masa kecil. Rumah yang dari kecil sudah menyimpan berjuta kenangan manis ataupun sedih. Ini yang bakal terjadi sama saya dalam waktu dekat ini. Karena satu dan lain hal saya akan berpisah dengan rumah masa kecil. Walaupun sekarang bersama suami, tapi rumah masa kecil itu punya banyak cerita tentang saya.
Dia yang lebih dulu tau bagaimana keseharian. Kejadain menyenangkan sampai tidak. Dia yang melihat pertumbuhan kita dari belum sekolah, masuk TK, SD, SMP, SMA, kuliah dan menikah. Rumah yang melindungi dari hujan dan panas. Rumah yang sempat memberikan kejadian tak terlupakan dimana seorang maling masuk ke dalam kamar tapi keburu ketahuan.
Kemarin saya sengaja datamg ke rumah orang tua, selain emang karena ada ketemu dengan kakak dan adik, tapi oembahasan pertamanya tetap tentang rumah itu. Memang rumah itu jauh dari kata layak di tinggali. Mungkin karena kakak perempuanku tinggal di rumah yang satunya. Rumah yang sudah tua dan lapuk tapi masih banyak barang milik almarhumah mama.
Kupandangi tiap sudut ruangan dirumah itu. Apa iya rumah ini pun telah selesai tugasnya untuk keluarga kami? Sudah saatnyakah dia dengan pemilik yang baru?
" Mungkin rumah itu akan lebih bermanfaat dengan keluaga yang baru. Kasian ga terawat dia. " begitu kata kakakku lewat pesan singkatnya kemarin sebelum kita bertemu.
Ya, dilihat dari rupanyapun memang kasian dengan rumah itu. Sudah tidak terawat dan kotor sekali. Rumah yang mungkin lebih bermanfaat untuk orang lain nantinya. Biarlah dia dirawat dengan baik oleh keluarga barunya nanti. Kenangan memang pasti ada. Tapi tetap kekal dihati walaupun rumahnya sudah bukan milik kami. Terimakasih untuk tiga puluh tahun belakangan ini, terhitung dari aku lahir sampai sekarang karena sudah melindungi kami dari hujan ataupun panas. Kamu tetap dihati sebagai kenangan indah, rumah.
Komentar
Posting Komentar