Langsung ke konten utama

Cinta Kedua (Part 2)

Aku termasuk orang yang sulit jatuh cinta. Apalagi ini kali kedua aku berjumpa tatap muka dengannya. Tidak pernah berkomunikasi atau semacamnya. Jadi apa mungkin ini cinta??

Keesokan harinya.
"Toni, hp lw bunyi nih. " teriakku pada toni yang sedang main ke rumahku.
"Iya sebentar, kalau ngga angkat dulu. Gw lagi mesen bakso nih. " balasnya dari luar rumah. Ku lihat layar hpnya. Telpin dari Naura. Lho, kok deg degan lagi.

"Hallo" kata ku sok cool campur deg degan.
"Hallo, Toni. Dimana lw? Temenin gw ngobrol dong. Gw dikampus sendiri nih, kelas masih sejam lagi." terdengar ocehan panjang dari sana.
"Toninya lagi mesen bakso, Ra."
"Lah, ini siapa? "
"Ini gw, Malik"
"Hah!! Oh, lw Lik. Masih lama tuh si Toni? "
"Ngga sih kayanya. Mau gw kasihin? " tanyaku.
"Oh, ngga usah. Ngga apa-apa. Lw aja deh yang temeni gw ngobrol yah" tanyanya padaku.
"Haa.. Oh,, iya boleh. Boleh." kataku. Kaget bercampur senang dan bisa buat senyum-senyum sendiri.

Siang itu, 30 menit kami ngobrol yang juga digangguin teman-temanku yang lain. Masih obrolan standar. Sampai akhirnya malam hari, dihari yang sama ada panggilan masuk di hpku. Nomor yang sepertinya tidak asing tapi tidak tersimpan olehku.

"Hallo. " sapaku.
"Hallo, Malik. Ini gw Naura. Toni masih ada di rumah lw? " tanyanya.
"Eh, hai. Ngga udah pulang. Emang ngga bisa di telpon? " tanyaku.
"Ngga. Makanya gw telpon lw. Siapa tau masih ada. Ngomong-ngomong lagi ngapain Lik? Gw ganggu ngga? " tanyanya dan sepertinya dia membuka obrolan baru denganku.
"Ngga kok. Lagi santai aja gw. Masih jam 9 malem juga. Lw dimana nih? " tanyaku.
" Dirumah kok." jawabnya. Dan tak terasa kita ngobrol sampai 4jam. Ya, rekor terlama untuk mengobrol di telpon buatku.
"eh, Malik udah jam 1 pagi. Ya Allah, ngga kerasa. Udah dulu kali yah. Besok kuliah kan lw? " tanya Naura.
"Iya, yah. Pantes mata gw sepet. Hahaha,, ok siap. Iya besok kuliah jam 9 pagi. " jelasku.
"Hahaha, sama mata gw juga sepet. Ya sudah. Besok kita lanjutin lagi ngobrolnya. Selamat malam, Malik. Assalamualaikum." katanya berpamitan.
" Selamat malam juga Naura. Waalaikumsalam" jawabku.

Huaaahh. Ini obrolan ngalur ngidul yang paling membuatku senyum-senyum sendiri. Campur-campur rasanya. Ya Allah, semoga saja bisa semakin dekat dan lebih akrab. Tidak muluk-muluk untuk menjalin hubungan karena cinta yang biasa tumbuh tidak cepat begitu saja.

Bersambung

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

Cerita horor

Pagi tadi di grup besar lagi ngebahas tentang horor. Membahas cerita seram dengan mahluk astral. Dalam hidup saya sebenarnya paling anti untuk cerita yang kaya gitu. Karena kalau tahu atau nonton film hantu bisa kebayang-bayang terus. Mau dimanapun dan kapanpun. Itulah yang ngebuat jadi ga suka sama film horor. Belum lagi pas sebelum nikah sering banget pulang malam dan menyetir mobil sendirian ditambah suasana komplek rumah yang sepi kalau malam. Cocok banget lah untuk pelengkap ketakutan ini. Kalau film luar negri masih bisalah ya ditolerir, tapi kalau dalam negri bendera putih lah yang berkibar. Pengalaman sekali-kalinya nonton film Hantu Jeruk Purut, selesai jam sepuluh atau sebelas malam gitu dan pulangnya sengaja mampir ke TPU Jeruk Purutnya. Ga teriak-teriak ketakutan sih, cuma sepanjang itu tutup mata dan berdoa terus. Hahaha. Hasilnya bumper mobil yang lecet gara-gara masukin mobilnya buru-buru banget. Pernah juga pengalaman dari anak sendiri waktu umurnya masih satu tahunan...

Dateline!!

Hari sudah mulai gelap, waktu sudah menunjukkan pukul 20.14. Tapi tulisan untuk hari ini belum jadi juga. Sebenarnya tadi siang dipikiran ini ingin menulis sebuah puisi. Ingin mengasah seberapa bisa sih diri ini menulis puisi. Tapi belum jadi sudah diedit, di edit lagi dan terakhir dihapus. Rasanya ada yang kurang dan belum pas gitu. Oke, kita tulis cerita saja. Cerita apa yah kira-kira yang enak. Cerita yang membawa orang untuk membacanya. Kita tulis tetang percintaan saja, pikirku. Tapi sepertinya gagal, karena masih punya hutang satu cerita cinta yang belum kelar. Masih mentok dengan bagaimana baiknya nanti. Sudahlah, nanti saja. Sekarang pergi saja dulu jalan-jalan siapa tau dapat inspirasi untuk menulis nanti pas dijalan. Sekaligus menyenangkan dua princess ku.Ternyata sore itu hujan dengan lebat. Sangat deras menurutku. Suasana dijalan begitu gelap dan jarak pandang mata ke mobil depan tidak bisa jauh. Sesampainya di tempat tujuan. Lagi-lagi aku tidak bisa menulis dengan tenan...