Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Sesaat Menyerah Dengan ODOP

Hari ini tepat tujuh hari berhutang laporan tulisan untuk ODOP. Ya, sudah tujuh sampai hari ini. Sebenarnya pada haru senin lalu ada rasa menyepelekan untuk menyerahkan link tulisan. Mungkin sedang masuk pada tahap malas dan mulai bosan. Besok saja menyerahkan tulisannya. Tapi setelah hari nya akan ada kata besok lagi sajalah masih ada waktu sampai hari Minggu. Sampai pada akhirnya hari ini mengejar ketinggalan. Yang tadinya malas karena belum bisa memenuhi tantangan. Maka hari ini mengejar lagi apa yang telah tertinggal. Mengingat kembali apa tujuan awalnya mengikuti kegiatan di ODOP ini. Memang tidak ada paksaan dari pihak manapun. Tapi ada paksaan dari diri sendiri untuk terus bertahan dan tidak menyerah. Dan sudah pasti bisa jadi pembelajaran yang sangat berarti nantinya. Memang dalam ODOP tidak menjamin bahwa cita-cita membuat karya novel atau cetak buku bisa langsung terwujud. Namun, tidak ada salahnya kita berusaha melatih diri dan memberantas si malas dalam diri. Dari 24 jam ...

Snow White dan Rujak

Suatu ketika di sebuah istana yang sangat besar, hidup lah seorang putri cantik. Dia sangat cantik, dengan mata biru dan rambut hitam sebahu. Kulitnya halus dan putih, sehingga ia dipanggil Snow White. Snow White memiliki ibu tiri yang selalu iri pada kecantikan Snow White. Ibu tiri nya juga sangat cantik, dan cermin ajaib mengatakan hal ini setiap hari, setiap kali ia bertanya. Suatu hari, ibu tirinya bertanya kepada cermin ajaib wanita mana yang paling cantik di negeri ini dan cermin ajaib menjawab Snow White lah yang tercantik. Ibu tiri Snow White sangat marah. Lalu ia meminta pelayan kepercayaannya untuk membawa Snow White ke hutan, jauh dari istana dan membunuhnya. Tapi pelayan tersebut tidak membunuh Snow White, Dia membiarkan gadis kecil tak berdosa itu pergi. Di hutan, Snow White sendirian dan ketakutan. Dia tidak tahu ke mana dia harus pergi. Tapi tiba-tiba ia melihat sebuah pondok kecil yang aneh. Dia bertanya-tanya siapa yang tinggal di sana, maka ia memtuskan untuk masuk ...

Menyapih Anak, susah-susah gampang

Pernah dengar kata menyapih?? Mungkin untuk sebagian besar wanita apalagi sudah menjadi ibu dan menyusui istilah menyapih sudah biasa di telinga. Namun, bagi sebagian orang belum. Entah dari mana istilah menyapih. Tapi aku berpendapat mungkin yang biasanya menyusui dengan ASI lalu berganti dengan susu sapi pada usia dua tahun anak, jadi menyapih. Entahlah, itu hanya pendapatku saja kok. Hihihihihi. Bulan Agustus kemarin seharusnya Nara sudah disapih. Tapi hati kecil ini merasa belum siap. Namun, satu sisi sudah risih dengan my baby princess yang selalu menempel ga kenal waktu. Jadi saat sudah lebih dua bulan aku memantapkan hati dengan menyapih Nara. Melihat grafik berat badannya pun makin memantapkan hati. Tapi menyapih itu butuh perjuangan ternyata. Bukan semudah melepas nenen dan berganti susu. Karena sebenarnya menyusui atau mengASI itu berjuta manfaatnya. Contohnya saja kedekatan batin ibu dengan si baby karena tiap menyusu sudah dipastikan ia akan mendengar detak jantung sama s...

Pengalaman hampir merenggut nyawa

Pernah ga sih kita mikir kalau ternyata Allah masih suka ngasih kesempatan kepada hambanya namun yang dikasih kesempatan itu ga sadar. Malahan dia berfikir kalau dia hanya "beruntung" karena telah selamat. Pernah mengalami hal-hal yang bisa saja merenggut nyawa kita? Namun, tak disangka-sangka ternyata kita masih diselamatkan oleh Allah SWT. Saya pernah dan yang paling diingat banget itu dua kejadian yang benar-benar membuat saya jadi sangat bersyukur. Kejadian pertama itu sewaktu saya SMP, sekitar tahun awal 2000an. Saya mengambil les bahasa Inggris di kawasan Pangadegan - Kalibata. Daerah itu memang terkenal dengan kawasan lintasan kereta apinya. Dan sudah pasti akan lalu lalang kereta yang sangat sibuk itu. Suatu sore saat pulang dari tempat les, aku dan ke tiga teman-temanku memutuskan untuk tidak menaiki ojek seperti biasanya untuk ke Kalibata. Dari Pangadegan biasanya memang kami selalu naik ojek untuk ke Kalibata dan naik angkot untuk pulang ke rumah. Tapi kali ini k...

Geos Helena - gendongan kaos premium

Pernah dengar geos? Atau gendongan kaos yang saat ini merupakan gendongan instan yang lagi hits dikalangan para mommy atau daddy sekalipun karena sekarang sudah jamannya para ayah ikut menggunakan gendongan hits yang bisa fashionable. Kali ini saya mau membahas geos premium dari merk Geos Helena. Kenapa harus Geos Helena? Karena untuk pertama kali pegang saja bisa merasakan bagaimana kualitas geos ini. Kenapa saya bisa bilang begitu? Karena saya sudah membandingkan dengan beberapa merk geos yang sudah saya beli. Dan Geos Helena lah pemenangnya. Untuk dua merk geos yang sudah saya coba, keduanya tidak terlalu rekomended karena bahan yang tipis, berserabut dan agak sakit dipundaknya. Mungki. Karena bahannya yang tipis itu tadi. Hanya menang di motif yang banyak variasinya. Untuk Geos Helena sendiri untuk pertama kali saya pegang cukup tebal namun tidak memakan tempat. Sudah dapat di pastikan kokoh dan melarnya pas saat menggendong. Dengan bahan yang halus juga sudah pasti tidak panas da...

Cukin, Sling Ring, Baby Wrap dan Geos

Kali ini mau mencoba mereview suatu produk untuk bayi dan anak. Untuk para ibu pasti taulah gendongan cukin atau mungkin yang belum tau itu adalah gendongan kain yg biasanya bergambar batik. Tapi sekarang cukin sudah banyak motifnya tidak hanya batik. Ada yang princess, cars, doraemon ataupun yang lainnya. Akupun mengalamin membeli gendongan cukin dulu dengan tujuan bisa dipakai untuk menggendong bayiku. Tapi ternyata tidak semudah yang aku bayangkan. Setiap aku menggendong dengan cukin entah kenapa pasti melorot dan membuatku ga nyaman. Berbeda kalau ibu mertuaku yang memakainya, sepertinya beliau sudah expert. Hahaha. Dan akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan gendongan instan, sling ring. Cukup mudah, enak dipakai. Kita bisa menyesuaikan posisi gendongan hanya dengan menarik atau mengendurkan kain di ringnya. Motif yang lucu-lucu pun banyak ditawarkan di pasaran. Namun, menurutku kekurangan gendongan ini adalah jika tidak pas memposisikan si ringnya kita akan merasakan sakit kar...

Cerita horor

Pagi tadi di grup besar lagi ngebahas tentang horor. Membahas cerita seram dengan mahluk astral. Dalam hidup saya sebenarnya paling anti untuk cerita yang kaya gitu. Karena kalau tahu atau nonton film hantu bisa kebayang-bayang terus. Mau dimanapun dan kapanpun. Itulah yang ngebuat jadi ga suka sama film horor. Belum lagi pas sebelum nikah sering banget pulang malam dan menyetir mobil sendirian ditambah suasana komplek rumah yang sepi kalau malam. Cocok banget lah untuk pelengkap ketakutan ini. Kalau film luar negri masih bisalah ya ditolerir, tapi kalau dalam negri bendera putih lah yang berkibar. Pengalaman sekali-kalinya nonton film Hantu Jeruk Purut, selesai jam sepuluh atau sebelas malam gitu dan pulangnya sengaja mampir ke TPU Jeruk Purutnya. Ga teriak-teriak ketakutan sih, cuma sepanjang itu tutup mata dan berdoa terus. Hahaha. Hasilnya bumper mobil yang lecet gara-gara masukin mobilnya buru-buru banget. Pernah juga pengalaman dari anak sendiri waktu umurnya masih satu tahunan...

Rumah masa kecilku

Pernah ga sih kebayang dibenak kita bakal berpisah dengan rumah masa kecil. Rumah yang dari kecil sudah menyimpan berjuta kenangan manis ataupun sedih. Ini yang bakal terjadi sama saya dalam waktu dekat ini. Karena satu dan lain hal saya akan berpisah dengan rumah masa kecil. Walaupun sekarang bersama suami, tapi rumah masa kecil itu punya banyak cerita tentang saya. Dia yang lebih dulu tau bagaimana keseharian. Kejadain menyenangkan sampai tidak. Dia yang melihat pertumbuhan kita dari belum sekolah, masuk TK, SD, SMP, SMA, kuliah dan menikah. Rumah yang melindungi dari hujan dan panas. Rumah yang sempat memberikan kejadian tak terlupakan dimana seorang maling masuk ke dalam kamar tapi keburu ketahuan. Kemarin saya sengaja datamg ke rumah orang tua,  selain emang karena ada ketemu dengan kakak dan adik, tapi oembahasan pertamanya tetap tentang rumah itu. Memang rumah itu jauh dari kata layak di tinggali. Mungkin karena kakak perempuanku tinggal di rumah yang satunya. Rumah yang s...

Ji Cang Wook versi ku

"Nanti pulang dari kampus mama titip beliin duren ya, Dek?! " kata mamaku yang memang doyan sekali sama duren. " Hah, duren? Emang udah musim mah?" tanyaku. " Udah kali. Makanya nanti kamu mampir dulu di supermarket. Uangnya nanti mama transfer. Eh, bukan mama deng yang transfer. Papa kamu aja. " katanya sambil ketawa mengisyaratkan kalau mama ga mau rugi. " Hahaha. Ya sudah nanti aku telpon papa aja kalau sudah di supermarket. " kataku sambil bersiap mau berangkat ke kampus. " Ya udah ma. Aku jalan dulu ya ma." kataku sambil berpamitan pada mama dan mencium tangannya. Namaku Nada Fayza Putri, anak ke tiga dari empat bersaudara. Anak perempuan ke dua. Kuliah di universitas swasta di Jakarta. Kesehariannya masih normal-normal aja. Kalau kuliah selesai ya pulang. Bukannya ga mau bareng teman yang lain untuk sekedar berkumpul atau jalan bareng. Tapi entahlah, aku seperti punya duniaku sendiri. Lebih nyaman nonton drama dimana daya khaya...

Menyiasati Kartu ATM

Saat ini banyak sekali penipuan yang terjadi di sekitar kita. Seperti pengalaman saudara sendiri. Dia kehilangan mobilnya akibat ditipu sama orang. Pelakunya kejahatan tidak mengenal wanita atau lelaki. Kebetulan saat itu penipunya seorang ibu-ibu. Niat over kredit mobilnya, ternyata dibawa kabur. Walaupun sudah megang KTP pelaku, ternyata KTP aspal, asli tapi palsu. Karena alamatnya memang ada tapi bukan miliknya. Maka dari itu, kita wajib waspada selalu. Saya pernah juga ketika sedang berada di sebuah minimarket dengan dominan warna merahnya, yang kebetulan ada mesin ATMnya. Saat itu tiba-tiba seorang ibu masuk dengan paniknya. Ia berkata bahwa telah ditipu, kartu ATMnya lenyap. Diambil orang saat mau transaksi di ATM yang ada di minimarket itu. Bukan berniat untuk menguping, tapi kejadian itu menjadi pusat perhatian karena saat itu modus seperti itu sedang marak. Jadi ceritanya sebelum kita transaksi, ada seseorang yang sedang transaksi. Dan orang itulah si penjahatnya yang membua...

Diet dengan Minum Air

Hmm.. Dengar kata-kata lose weight itu tuh sesuatu banget ga sih. Apalagi buat para wanita. Karena maklumin aja selain bertubuh ideal demi kesehatan sebagian besar langsing itu identik dengan kecantikan. Well , itu sih yang ada di benakku untuk sekarang ini. Langsing sama dengan cantik. Kalau sekarang pasti cantik untuk suami. Tapi kedepannya buat kesehatan. Mulai-mulai banyak berseliweran mulai dari hanya gambar-gambar olah raga simple sampai videonya di facebook . Tangan ini langsung cepet klik kanan pencet " save video ". Yup,  dengan tujuan akan dipraktekan nanti. Maunya sih cuma nge save aja bisa kurus. Hehehe,, iya nanti. Karena sekarang masih niat. Karena dalam sebuah keberhasilan itu niat adalah poin utama. Tapi poin utama ga akan berjalan kalau tida didukung poin-poin selanjutnya. Nah, inilah yang jadi masalahnya. Karena poin selanjutnya biasanya cuma wacana aja sih. Dengan kata lain olah raga simple ala facebook gagal total. Tapi jangan sedih, masih banyak vide...

Cinta Kedua (part 4/ end)

" Lagi apa, Lik? " ada pesan singkat masuk. Dari Naura. " Ga lagi ngapa-ngapain kok, Ra" jawabku. "Kenapa gitu? " tanyaku penasaran " Ga apa-apa sih, cuma lagi bingung aja mau ngapain. Berarti ga ganggu yah kalau gw telpon? " tulisnya di pesan singkat itu. " Ga kok. Biar gw aja yang telpon. " kataku membalas pesannya. Dan aku pun segera menelponnya. Percakapan dimulai dari hanya basa basi sampai menyinggung masalah pribadi. Sampai pada akhirnya dia menceritakan bagaimana keadaannya dia sekarang. Beberapa lama ini memang kita seperti menjauh, dia yang tiba-tiba mundur perlahan dari yang tadinya rutin main bersama atau sekedar telponan. Kaget memang saat tahu bahwa ternyata masa lalunya itu datang kembali dan memintanya bersama lagi. Karena selama ini kita memang dekat tapi tidak punya status hubungan. Seperti yang sudah aku katakan dahulu bahwa memang, kita masing-masing sedang menata diri kembali. Mencari apa yang memang dirasa. Ad...

Dateline!!

Hari sudah mulai gelap, waktu sudah menunjukkan pukul 20.14. Tapi tulisan untuk hari ini belum jadi juga. Sebenarnya tadi siang dipikiran ini ingin menulis sebuah puisi. Ingin mengasah seberapa bisa sih diri ini menulis puisi. Tapi belum jadi sudah diedit, di edit lagi dan terakhir dihapus. Rasanya ada yang kurang dan belum pas gitu. Oke, kita tulis cerita saja. Cerita apa yah kira-kira yang enak. Cerita yang membawa orang untuk membacanya. Kita tulis tetang percintaan saja, pikirku. Tapi sepertinya gagal, karena masih punya hutang satu cerita cinta yang belum kelar. Masih mentok dengan bagaimana baiknya nanti. Sudahlah, nanti saja. Sekarang pergi saja dulu jalan-jalan siapa tau dapat inspirasi untuk menulis nanti pas dijalan. Sekaligus menyenangkan dua princess ku.Ternyata sore itu hujan dengan lebat. Sangat deras menurutku. Suasana dijalan begitu gelap dan jarak pandang mata ke mobil depan tidak bisa jauh. Sesampainya di tempat tujuan. Lagi-lagi aku tidak bisa menulis dengan tenan...

Panas Berganti Hujan

Siang itu begitu terik Matahari sedang menunjukkan dirinya Panas pun tak terelakkan lagi Terasa panas dikulit kala ku sedang diluar. Tak kuat dengan panasnya Aku pun masuk ke dalam rumah Berlari mencari perlindungan Dan keteduhan. Kalau panas begini, jemuran pasti cepat kering Namun, keadaan berbalik Mendung tiba-tiba datang Awan hitam menyelimuti. Angin kencang berhembus Tanaman yang tenangpun menjadi liar Bergerak mengikuti hembusan angin Dan tetesan air pun jatuh dari langit. Yang dengan cepat berubah menjadi guyuran air yang lebat Dengan cepat kaki ini melangkah keluar Tak terasa tubuh ini basah terkena air hujan Sejuk rasanya, hembusan angin membuat tubuh ini terasa dingin. Namun, tersadar akan suatu hal yang lebih penting Bukan saatnya untuk bermain dengan hujan Karena jemuran yang sudah kebasahan.

Nasehat Untuk Sahabat dan Diriku juga

Siang ini mataku beraaat sekali. Rasanya suhu kamar yang dingin, perut yang sudah kenyang cocok untuk tidur siang nih, pikirku. Tetapi tiba-tiba ada pesan singkat di aplikasi whatsappku. Dari Rani, sahabatku dari SMP. " Gw lagi kesel banget nih, bete tingkat kecamatan!! Keseeellll... " tulisnya. Dan mata ini seketika langsung segar. " Kesel kenapa? Si bete udah nyampe kecamatan aja itu? " balasku sambil bercanda. Ga nunggu lama pesanku langsung dibalas. " Gimana ga kesel, Mil. Gw ngerasa di anak tirikan banget dirumah. Iya, gw masih tinggal sama mertua, tapikan ysng ga ngebolehin kita keluar ya ibu mertua gw juga. Trus sekarang gw ngerasa kaya pilih kasih gitu, Mil. Gw sebeel. " tulisnya. Oh, iya Rina memang masih tinggal bersama mertuanya. " Sabar, Rin. Pasti nanti ada saatnya lw bisa menata kehidupan rumah tangga lw sendiri tanpa campur tangan orang lain. Lw udah omongin sama laki lw?? " balasku untuk menenangkan sahabatku itu. " Uda...

Drama bersama Toddler : Memilih Baju

Waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi. Sudah waktunya mandi pagi nih. " My Princess, ayo kita ibak . Biar ga bau aseemmm. " ajakku kepada dua princess yang sedang asyik menonton kartun pagi seperti biasanya. " No. No, Mama. Yaya au mam" sahut si kecil yang maunya sarapan dulu. " Mah, Teteh mau makan dulu aja." timpal si Sulung yang juga maunya sarapan. " Oke, mau sarapan apa? " tanyaku. " A-yam. Na-ci (Ayam. Nasi) " ujar si kecil terbata yang memang belum lancar berbicara. " Kalau teteh mau apa?" tanyaku. " Telor kupas-kupas aja mah. " pintanya " Au uga. Mah, au mam yoy uga (aku juga. Mah, aku makan telor juga) " samber si kecil yang ga mau kalah. Baiklah, sarapan kali ini simple. Telor rebus. Memang, kedua princess ini senang sekali makan telor. Mau rebus atau orak arik. Atau hanya nasi mentega plus telur orak arik pun lahap dimakan. Sudah selesai makan, berarti waktunya mandiii... Yeaayy, sa...

Aneh

Hari ini jadwalnya mengantar ibu mertua untuk berobat alternatif di daerah Gunung Putri, Bogor. Daerah yang terbilang asing untukku. Karena jujur saja sudah sebesar ini pun kalau lewat tol hanya liat papan penunjuk arahnya saja. Tapi tidak pernah berbelok kesana. Ini kali kedua aku ke sana. Guyuran hujan dari tadi pagi menemani perjalanan kami. Tidak sampai sepuluh menit dari gerbang tol Cibubur, kami keluar ke daerah Gunung Putri. Dan menuju ke tempatnya. Aku mulai hapal dengan keadaan jalan disana. Walaupun tetap asing buatku. Seperti berada di daerah yang jauh, padahal dari rumah hanya tiga puluh menit juga sudah tiba ditujuan dengan catatan tidak macet. Akhirnya kita sampai diantrian mobil untuk bergantian menggunakan jalan. Bukan, bukan karena jalannya sempit. Namun jalannya sedang dibenerin. Sedang di beton. Dan sudah giliran antrian kami yang jalan. Sesampainya di persimpangan, kami bingung karena seharusnya kita mengambil jalan lurus namun ini tidak bisa karena tingginya jala...

Cinta kedua (part 3)

Dari obrolan malam itu, akhirnya kami semakin dekat, namun belum sampai tahap yang dinamakan pacaran. Ya, hanya berteman dekat. Dimana saat senggang kita menghabiskan waktu dengan menonton bioskop, makan atau sekedar jalan-jalan. Tapi tetap bersama pasukan yang lain. Karena aku belum siap. Belum siap untuk memulai dari awal lagi dengan orang baru. Belum siap was was karena beda kampus. Dan belum siap untuk nantinya kehilangan lagi. Ya, aku belum siap untuk sakit hati,  karena rasa sakit yang kemarin masih berbekas. Walaupun dia telah memberikan lampu hijau kepadaku tanda bahwa dia juga menyukaiku. Sampai suatu hari, saat sedang berkumpul Naura menerima telpon dari seseorang. Aku penasaran karena dia menjauh saat mengangkat telpon itu. Dan saat kembali wajahnya seperti orang bingung. Dengan berani kutanyakan ada apa dan dia menjawab " Tadi itu ada cewek telpon, terus dia nanya, boleh ga kalau Andra buat dia? Aneh banget ga tuh" jawabnya sambil menyebutkan nama mantannya itu....

September 2011

Waktu menunjukkan pukul 11 malam pada kala itu di tahun 2011. Saat itu aku sedang dikamar hendak tidur. Tiba-tiba hpku bunyi. Telpon dari papah. Lho, kan papah di kamarnya, ada apa ya? Tanyaku dalam hati. " Iya, kenapa pah? " tanyaku " Anter papah ke rumah sakit wa,, dada papah ngga enak" pintanya padaku. " Iya sudah pah. Tunggu aku kebawah dulu" kata ku sambil beranjak dari tempat tidur. Sesampainya di rumah sakit daerah Depok papahku langsung masuk IGD mengingat dia punya sakit jantung. Mama mengantarnya masuk ke dalam. Setelah dapat parkiran aku langsung masuk ke dalam, namun mamah ada di luar. " Papah kenapa mah? " tanyaku. " Ga apa-apa. Cuma kangen sama suster di rumah sakit paling. Itu udah mau selesai. " kata mamaku sambil bercanda. Malam itu pun kami pulang tanpa rasa was was. Namun tidak untuk empat hari kemudian. Papa masuk rumah sakit lagi. Harus ada tindakan untuk pemasangan ring kembali dijantungnya. Selama observasi...

Little Princess Hyorine

Sudah pukul 16.30. Tersadar aku bahwa ada kisah dijam itu namun ditahun yang berbeda. 7 Oktober 2013, dimana aku telah melewati masa kontraksi sudah rutin 5menit sekali namun masih pembukaan lima saja. Sudah melewati banyak jalan di sepanjang koridor klinik bidan dipegang erat suami tercinta pembukaan belum nambah. Sudah tiduran miring sambil dielus suami namun hanya naik satu pembukaan. Sampai aku bicara padamu yang masih didalam perut, ayo dek cari jalan lahirnya yang semangat. Jangan sedikit-sedikit, disini mama sama papa sudah nungguin ga sabar ketemu dede. Sampai akhirnya pembukaan sempurna, dan mulai mengejan untuk berusaha mengeluarkanmu dari rahimku. Sekuat tenagaku. Pengalaman pertamaku mengejan yang sangat kuat. Tidak boleh teriak tapi mengejan. Aku merasakan kepalamu sudah mau keluar. Dan Alhamdulillah pukul 18.30 kau terlahir kedunia ini dengan sehat, selamat dan tidak kekurangan satu apapun. Diletakkannya kamu didadaku untuk menyusui pertamamu. Subhanallah, segala rasa pu...

Cinta Kedua (Part 2)

Aku termasuk orang yang sulit jatuh cinta. Apalagi ini kali kedua aku berjumpa tatap muka dengannya. Tidak pernah berkomunikasi atau semacamnya. Jadi apa mungkin ini cinta?? Keesokan harinya. "Toni, hp lw bunyi nih. " teriakku pada toni yang sedang main ke rumahku. "Iya sebentar, kalau ngga angkat dulu. Gw lagi mesen bakso nih. " balasnya dari luar rumah. Ku lihat layar hpnya. Telpin dari Naura. Lho, kok deg degan lagi. "Hallo" kata ku sok cool campur deg degan. "Hallo, Toni. Dimana lw? Temenin gw ngobrol dong. Gw dikampus sendiri nih, kelas masih sejam lagi." terdengar ocehan panjang dari sana. "Toninya lagi mesen bakso, Ra." "Lah, ini siapa? " "Ini gw, Malik" "Hah!! Oh, lw Lik. Masih lama tuh si Toni? " "Ngga sih kayanya. Mau gw kasihin? " tanyaku. "Oh, ngga usah. Ngga apa-apa. Lw aja deh yang temeni gw ngobrol yah" tanyanya padaku. "Haa.. Oh,, iya boleh. Boleh." ...

Hallo, Sayang. Ada apa?

Tuuutt.... Ttuuuuttt... Telpon ku tidak diangkat. Mungkin sedang dijalan. Baiklah aku tinggalkan pesan saja. Agar saat dia melihat hp  bisa menghubungiku kembali. 30 menit berlalu. Masih tidak ada kabar darinya. Aku telpon lagi saja deh. Tuuuttt... Ttuuuttt... Masih tidak diangkat. Apa dia begitu sibuk? Atau telponku yang dicuekin? Pesanku sudah masuk, tapi dia tidak menghubungiku. 15 menit berlalu. Ada pesan masuk di WA. " Ada apa? Aku lagi sibuk" Katanya dalam pesan itu. Sesibuk itukah sampai tak sempat membalas dengan kata-kata manis atau dengan nada yang lembut. Memang sih tulisan bisa jadi berbagai nada kalau dibaca tapi bisa saja ia bubuhkan dengan kata sayang gitu? Serta maaf? "Ada apa sayang? Maaf aku sedang sibuk dilapangan. Belum bisa balas pesan mu. Nanti kalau sudah senggang aku hubungi kamu yah" dengan kaya gitu juga bisa membuat hati ini tenang. Tapi harapanku jauh meleset. " Tak apa. Ak hanya kuatir saja. Maaf mengganggu" bal...

Cinta Kedua

Malam itu saat aku dengan sengaja datang ke acara musik di kampus idaman semua orang, bertemulah dengan sosok manis dengan rambut panjangnya yang terikat rapih. "Guys, kenalin nih temen SMA gw,, gpp ya gw ajak kasian lagi galau" kata Karin teman kampus ku. " Hai, gw Naura" sapanya ke semua teman kampusku yang memang dengan sengaja ingin liat acara musik Jazz itu. Semua memperkenalkan diri sampai akhirnya giliranku. " Hai, Malik" sapaku sambil menjabat tangannya. Dan dibalas senyum manis dengan lesung pipinya. Ya Allah, tidak bosan aku mencuri-curi melirik ke arahnya. Namun semua buyar saat telpon genggamku berdering dengan tulisan "My Love" muncul di layar hp. Statusku saat ini masih kekasih orang walaupun sedang diujung tanduk karena penghianatannya . Sudahlah untuk urusan itu nanti saja. Toh, datang kesini memang untuk melupakan hal itu. Tidak usah diangkat sajalah. Lebih baik mendengarkan alunan musik Jazz. Selang sebulan. Sosok manis it...

Enam Tahun Sudah

Enam tahun sudah merasakan kepergianmu. Namun dalam hatiku kau tetap ada, tidak menghilang. Ya, ku rasakan kau hanya pergi ke suatu tempat namun tidak bisa dihubungi dan tidak bisa dikunjungi. Tidak bisa kembali. Hanya bisa memandang dirimu melalui foto yang mungkin terlalu sedikit karena kita dulu memang tidak suka foto bersama. Dan pada zaman itu kamera hp memang tidak sebagus sekarang. Namun semakin bertambahnya umurku waktu itu, keakraban pun semakin kuat. Mulai dari pergi berdua untuk mencari baju, mengantar arisan sampai kau membawaku kesuatu tempat hanya karena melihatku sedang galau karena percintaan. Lucu memang kalau diingat kembali. Keakraban beberapa tahun kebelakang sebelum akhirnya ak kehilanganmu. Ada rasa penyesalan jua, mengapa tidak dari dahulu kita begitu? Mengapa aku harus mendahului egoisku. Namun, sudahlah. Toh, aku tak bisa membuatmu kembali dengan penyesalanku. Yang jelas memory bersamamu tidak akan pernah hilang, semuanya indah. Aku hanya bisa mengingatmu,...

Mood Booster

    "Abi kenapa? Kok kayanya serba salah sih ? " Tanya ku pada suamiku yang tampak banyak pikiran itu. " Ngga apa-apa Umi, ini Abi lagi chat sama Boss sama temen-temen biar harganya masuk. Tapi susah bener ini. Doain aja ya Mi ini banyak mobil yang laku." jelas suamiku padaku. "Aamiin ya Allah. Semangat ya Bi" kataku sambil menyemangatinya. Namun, nampaknya kalau hanya kata-kata saja terlalu biasa. Baiklah aku mau membuatkan sesuatu yang bisa membuatnya makin semangat mencari rejekinya. Lalu kuambil kunci motor, serta membawa ke dua princess kecilku untuk berbelanja. Ya, selain untuk makan siang nanti juga sih 😁. Sesampainya di warung sayur, Alhamdulillah bahan pokok untuk masak makanan kesukaan Abi ternyata ada. Yeaay,, bisa masakin buat Abi. Sesampainya dirumah, langsung eksekusi semua bahan yang tadi sudah di beli. Sayur Sop bakso jagung untuk princess dan satu masakan istimewa untuk Abi. Mau tau apa yang istimewa?? Cluenya bentuknya bu...

Dia dan Rasaku

Dia yang pernah hadir dalam hidupku, saat terjatuhku, saat ku merasa sendiri walau ditempat ramai. Dia yang pernah hadir dalam hidupku  untuk melupakan rasa sakit hatiku, untuk membuatku tersenyum dalam sedihku. Dia yang pernah hadir dalam hidupku dengan candanya, dengan obrolannya dan dengan perhatiannya. Perubahan dalam hidupku yang tidak pernah terbesit dalam pikiranku. Perubahan yang tidak pernah terbayang dalam hidupku. Terimakasih karena telah membawa cerita lain dari kehidupanku. Dan telah membawa warna yang berbeda dalam perjalanan romansaku. Maafkan karena ku tak bersamamu. Maafkan karena ku mungkin membuat pengharapan untukmu atau bahkan untuk ku juga. Maafkan karena ku tetap kembali padanya, yang telah membuatku jatuh dulu. Bukan karena kau tak baik atau dia yang terbaik, aku tak mau kau tahu sebenarnya bahwa akulah yang tak baik. Apakabar dia yang disana?? Sudahkah menjadi bagian hidup orang lain?? Sudahkah dia melupakan waktu kebersamaan kita saat itu?? Masihkah ...

Kenapa Harus ODOP??

Bismillahirrohmannirrohim,, Assalamulaikum,, Kenapa harus ODOP?? Hmm,, kenapa yah?? Berawal dari nyuri-nyuri waktu buat liat update-an di medsos, si Facebook lalu munculah update-an dari kakak sendiri, iseng aja sih bacanya. Dan terakhir dia nulis dengan hastag #ODOP. Penasaran apaan sih ODOP yang dimaksud, liat hastag dibawahnya #OneDayOnePost. Nanya lagi dalam hati, itu apaan sih? Kok udah kaya orang yang jualan gitu, target tiap hari harus ada yang diposting biar banyak yang liat. Dan sangking keponya langsung ngehubungin kakak, dan ternyata secara garis besarnya adalah "menulis". Iya ini kesimpulan yang saya ambil dari sekian penjelasannya. Dan spontan bilang " Wah, seru mba. Aku ikutan dong. Gimana caranya?" Dan dijawab sudah full alias tidak nerima anggota lagi. Huuu, syeediihh 😢. Tapi langsung dihibur dengan kata-kata "Nanti kalau buka lagi, aku kasih tau". Dan ternyata jeda ngasih taunya luuaaammmaaaa. Sepertinya dese anggota batch 1 ...